Wednesday , December 12 2018
Latest Post
Home / Artikel / Dampak Buruk Dosa
Dampak Buruk Dosa

Dampak Buruk Dosa

 Dampak Buruk Dosa – Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Kehidupan di dunia ini tidak akan lepas dari cobaan. Musibah demi musibah pasti akan menerpa kehidupan seorang mukmin. Yang luar biasa adalah ketika musibah itu kita hadapi dengan penuh ketegaran. Yang luar biasa adalah ketika musibah menjadikan kita semakin dekat kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Jika musibah justru menjadikan kita jauh dari Allah, maka itulah hakikat musibah yang paling besar.

Musibah bagi orang yang beriman adalah kebaikan untuk mereka dan tanda kasih sayang Allah kepada mereka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من يرد الله به خيرا يصب منه

Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan, Allah akan memberinya musibah.” (HR. Al-Bukhari).

Jangan sampai kita menganggap bahwa musibah itu karena Allah dzalim kepada kita. Wallahi Allah tidak pernah mendzalimi hamba-hambaNya.

Baca Juga:  Menyelisihi Manhaj Salaf Bersifat Menjauhkan Umat dari Agama – Al-Ishbah (Ustadz Kurnaedi, Lc.)

Musibah Menggugurkan Dosa-Dosa

Tidak ada satupun musibah yang menimpa seorang mukmin kecuali untuk mengugurkan dosa-dosa mereka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا يُصِيبُ الْمُؤْمِنَ مِنْ وَصَبٍ ؛ وَلَا نَصَبٍ ؛ وَلَا هَمٍّ ؛ وَلَا حَزَنٍ ؛ وَلَا غَمٍّ ؛ وَلَا أَذًى – حَتَّى الشَّوْكَةُ يَشَاكُهَا – إلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

Tidaklah menimpa seorang mukmin berupa rasa sakit (yang terus menerus), rasa capek, kekhawatiran (pada pikiran), sedih (karena sesuatu yang hilang), kesusahan hati atau sesuatu yang menyakiti sampai pun duri yang menusuknya melainkan akan dihapuskan dosa-dosanya.” (HR. Bukhari Muslim)

Kalau Allah berikan kepada kita musibah dan ternyata itu adalah tanda sayang Allah kepada kita, maka janganlah bersedih, jangan khawatir, karena itu semua menggugurkan dosa-dosa kita. Dan seharusnya kita ridha dengan takdir yang Allah berikan kepada kita. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta kepada Allah, “Ya Allah, aku minta kepada Engkau keridhoan setelah keputusan yang telah engkau berikan kepada kami” Demi Allah, berapa banyak musibah yang menyebabkan banyak muslimin kembali kepada Allah. Sehingga itu menyebabkan mereka masuk kedalam surgaNya. Berapa banyak kesenangan justru menyeret kedalam api neraka?

Rahmat Allah sangatlah luas. Terkadang Allah memberikan kasih sayangNya dengan cara menyusahkan hambaNya. Nabi Yusuf alaihis salam, disayangi oleh Allah. Tetapi dengan cara Allah memenjarakan Nabi Yusuf dalam penjara bahwa tanah selama bertahun-tahun. Ternyata inilah cara Allah menghindarkan Nabi Yusuf dari fitnah para wanita. Berapa banyak musibah yang menimpa, ternyata dibaliknya terdapat hikmah yang sangat besar. Kita tidak tahu hikmah apa dibalik gempa yang menimpa kita. Tapi yakin, dibalik itu ada sesuatu yang Allah inginkan untuk kita. Pasti dan pasti.

Yang perlu selalu kita ingat ketika musibah menerpa kehidupan kita adalah dosa-dosa yang kita lakukan. Jangan pernah kita berkata, “Ya Allah, kenapa Engkau berikan kepada kami musibah? Apa salah kami?” Maka sungguh salah dan dosa kita sangatlah banyak kepada Allah. Berapa banyak kenikmatan-kenikmatan yang selama ini kita rasakan ternyata kira kurang berterimakasih kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Maka Allah ingin menutup semua itu dengan diberikan musibah. Sehingga Allah gugurkan dosa-dosa kita. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

 

وَمَا أَصَابَكُم مِّن مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَن كَثِيرٍ ﴿٣٠﴾

Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy-Syura[42]: 30)

Dan Allah memaafkan banyak manusia.

About dareliman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Translate »
Read previous post:
Musibah Besar Saat Meninggalnya Umar (bag ke-2)

Bulughul Maram – Adab: Tidak Berbisik-Bisik dan Tidak Menyuruh Saudaranya Berdiri

Musibah Besar Saat Terbunuhnya Umar (bag.1)

Close