Thursday , October 18 2018
Latest Post
Home / Artikel / Dr. Muhammad Arifin Badri : “Rahasia yang mungkin belum anda ketahui tentang dunia kaum tasawuf”
Dr. Muhammad Arifin Badri : “Rahasia yang mungkin belum anda ketahui tentang dunia kaum tasawuf”

Dr. Muhammad Arifin Badri : “Rahasia yang mungkin belum anda ketahui tentang dunia kaum tasawuf”

Sobat, bila anda selalu menyayangi anak anda, dan akhirnya anak anda memahami bahwa anda begitu sayang kepadanya, dan ia sadar bahwa anda tidak mungkin marah kepadanya, apapun yang dia lakukan, niscaya anda menyesal, karena anak anda cepat atau lambat akan semakin berani dan kurang ajar, hinga akhirnya durhaka kepada anda.

Sebaliknya, anak yang selalu anda marahi tanpa pernah merasakan betapa hangatnya kasih sayang anda, niscaya cepat atau lambat anak anda akan menjadi pemurung dan frustasi, atau sebaliknya ia akan meniru perilaku anda menjadi pemarah seperti anda, hobi srudak sruduk, karena ia tidak pernah mengetahui apa itu kasih sayang maka mana mungkin ia bisa menyayangi orang lain.

 

Demikian pula halnya dengan kehidupan ummat Islam, ummat yang selalu dibawa dan dibina dengan aspek luasnya kasih sayang Allah. Mereka tidak pernah disadarkan akan betapa keras dan pedihnya murka serta siksa Allah, niscaya mereka akan menjadi ummat atau hamba yang durhaka. Mereka malas untuk menyelami atau mengkaji ayat ayat atau hadits hadits yang berisikan tentang larangan, ancaman dan siksa bagi para pelaku kemaksiatan.

Ngaku sebagai hamba Allah tapi ceroboh melakukan yang haram dan meninggalkan yang wajib, karena mereka mengira bahwa Allah telah mencintai mereka dan tidak mungkin akan marah kepadanya.

Inilah kondisi nyata kaum sufi yang selalu fokus pada fadhoil a’amal, beramal demikian, diampuni dosanya, baca sholawat ini dan itu masuk surga tanpa hisab, sholat sunnah ini dan itu bebas dari neraka dan seterusnya, apalagi kalau sudah merasa jadi wali, seakan-akan sudah menjadi titisan tuhan di muka bumi, atau minimal sudah menggengam kunci surga.

Sebaliknya, ummat yang selalu dihantui dengan amurka Allah, dan pedihnya siksa-Nya, tanpa dibuka matanya akan lapangnya ampunan dan rahmat Allah, mereka terperangkap dalam sikap pesimis atau ekstrim alias gampag ngamuk, srudak sruduk, kopar kapir, seperti yang terjadi pada sekte khowarij, seakan akan surga hanya milik mereka sedangkan neraka pasti milik selain mereka.

Makhul As SYami dan lainnya berkata:
من عبد الله بالخوف وحده فهو حروري – يعني: من الخوارج -، ومن عبد الله بالرجاء وحده فهو مرجئي، ومن عبد الله بالحب وحده فهو زنديق، ومن عبد الله بالخوف والرجاء والحب فهو الموحد.
Siapa saja yang beribadah kepada Allah hanya berdasarkan rasa takut saja, maka ia adalah orang haruri (khowarij), sedangkan siapa saja yang beribadah kepada Allah hanya berdasarkan rasa harap saja, maka ia adalah orang murji’ah, dan orang yang beribadah kepada Allah hanya dengan rasa cinta saja, maka ia menjadi orang zindiq (munafik). Adapun orang yang beribadah kepada Allah dengan menyatukan rasa takut, rasa harap dan rasa cinta, maka dialah orang yang benar benar bertauhid. (Abu Nu’aim dalam kitab Hilyatul Auliya’)

About dareliman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Translate »
Read previous post:
Miris!! Banyak Bertebaran Hadis Palsu di Medsos

Larangan Menjadikan Agama Sebagai Bahan Candaan dan Lawakan

Nasehat Syaikh Ibnu Al Utsaimin Tentang Palestina

Close