Wednesday , March 20 2019
Latest Post
Home / Berita / MEREDAM KEGADUHAN KEUANGAN SEKOLAH
MEREDAM KEGADUHAN KEUANGAN SEKOLAH

MEREDAM KEGADUHAN KEUANGAN SEKOLAH

Sebetulnya semua orang tahu sebagaimana yang tertera pada akte pendirian yayasan pendidikan dan dakwah bahwa madrasah atau pesantren adalah lembaga nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan dengan mengedepankan semangat sosial dan dakwah untuk mencerdaskan umat secara kolektif.

Asalnya mencerdaskan bangsa adalah tanggung jawab pemerintah berdasarkan amanat UUD 45 namun karena permintaan pasar di luar sekolah negeri meningkat maka berdirilah sekolah-sekolah swasta dalam rangka menampung aspirasi dan hak pendidikan anak bangsa yang tidak tertampung di sekolah-sekolah negeri dengan berbagai macam alasan.

Rata-rata pendanaan sekolah swasta di Indonesia tidak mengambil dari pemerintah bahkan murni swadaya masyarakat lewat iuran sekolah baik berupa uang pendaftaran, uang PANGKAL, uang SPP, dan lain-lain.

Intinya semua iuran baik bulanan maupun tahunan sebagai bentuk partisipasi masyarakat terhadap kelangsungan proses pendidikan sebagaimana iuran lingkungan yang dipungut dari warga sebuah komplek atau kampung per bulan dan per tahun demi kelangsungan kehidupan sosial masyakarat baik berupa iuran keamanan, iuran kebersihan, iuran pendanaan operasional RT dan RW bahkan iuran bansos sebagai bentuk partisipasi sosial saat bencana.

Meskipun semua tidak bersifat wajib tapi bisa mengingat setiap anggota masyarakat sebagai bentuk asuransi sosial bukan bersifat komersial demi ketertiban, kelangsungan dan keutuhan kehidupan sosial masyakarat di suatu komplek atau di suatu kampung.

Oleh karena itu pungutan atau iuran pendidikan baik bulanan atau tahunan sama seperti pungutan atau iuran lingkungan yang bersifat sosial bukan komersial seperti yang tertera dalam akte pendirian yayasan pendidikan yang digariskan oleh pemerintah.

Sehingga semua pendanaan yang berasal dari masyarakat terutama para wali murid dan stikeholder bersifat sosial rutin, tertib dan mengikat demi kelangsungan proses pendidikan yang harus dipikul bersama antara sekolah dan wali murid sebagaimana pendanaan sebuah komplek atau kampung yang dipungut secara rutin dan mengikat dari setiap warga yang tinggal di dalamnya.

PEMBINA ASESI

ZAINAL ABIDIN SYAMSUDDIN

About dareliman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Translate »
Read previous post:
HASIL PSB SMA DIBS

HASIL PSB PONDOK

HASIL PSB SMPIT

Close